Ini adalah dioda penyulut dua arah yang kebanyakan dipakai dalam rangkaian pengapian sederhana untuk triac dalam pengatur daya AC.
Read More...
Diac ini mempunyai struktur tipe PNP yang memperlihatkan rangkaian ekivalen dua dioda adu punggung.

Jika tegangan yang dikenakan dengan polaritas apapun, kurang dari tegangan langgar VBO maka piranti akan tetap dalam keadaan resistansi tinggi. Segera setelah tegangan melampaui VBO dia memperlihatkan resistansi negatif karena arus yang melewatinya meningkat padahal tegangan yang membentanginya jatuh.

Data yang lazim DIAC tpe BR 100
Ptot = 150 mW
Ipeak = 2A
VBO = 32 V
IBO 100 mikroA
Karakteristik jenis ini dapat dipakai dalam osilator jenis pulsa atau gigi gergaji.

kalau tegangan yang membentangi C meiningkat menuju +Vs pada VBO, diac menyambung dan kondensator dibuang muatannya melalui RL. Tegangan yang membentangi C lalu jatuh dan sesudah suatu selang pendek tergantung pada harga-harga C dan RL, diac kembali menyambung ke keadaan resistansi yang tinggi. Siklus ini lalu berulang.
Dalam rangkaian pengatur daya AC, jaringan RC dan diac menentukan fasa dilakukannya pengapian triac.
(gb AC)
Harga R menentukan kecepatan C mengisi muatan dan, bila tegangan yang membentangi C tepat melampaui tegangan langgar, diac menyambung ke keadaam resistansi rendah dan membuang muatan C ke dalam gerbang triac. Karena diac itu bekerja dua arah, tindkan ini terjadi baik paruh positif maupun paruh negatif catu AC. Dengan mengubah-ubah harga R triac dapat dibuat agar menghubung hidup lebih dini atau lebih lambat dalan setiap paruh siklus untuk memberikan jangkauan luas kepada pengaturan daya yang didisipasikan kepada beban.
(c) NISG grup

Jika tegangan yang dikenakan dengan polaritas apapun, kurang dari tegangan langgar VBO maka piranti akan tetap dalam keadaan resistansi tinggi. Segera setelah tegangan melampaui VBO dia memperlihatkan resistansi negatif karena arus yang melewatinya meningkat padahal tegangan yang membentanginya jatuh.

Data yang lazim DIAC tpe BR 100
Ptot = 150 mW
Ipeak = 2A
VBO = 32 V
IBO 100 mikroA
Karakteristik jenis ini dapat dipakai dalam osilator jenis pulsa atau gigi gergaji.

kalau tegangan yang membentangi C meiningkat menuju +Vs pada VBO, diac menyambung dan kondensator dibuang muatannya melalui RL. Tegangan yang membentangi C lalu jatuh dan sesudah suatu selang pendek tergantung pada harga-harga C dan RL, diac kembali menyambung ke keadaan resistansi yang tinggi. Siklus ini lalu berulang.
Dalam rangkaian pengatur daya AC, jaringan RC dan diac menentukan fasa dilakukannya pengapian triac.
(gb AC)
Harga R menentukan kecepatan C mengisi muatan dan, bila tegangan yang membentangi C tepat melampaui tegangan langgar, diac menyambung ke keadaam resistansi rendah dan membuang muatan C ke dalam gerbang triac. Karena diac itu bekerja dua arah, tindkan ini terjadi baik paruh positif maupun paruh negatif catu AC. Dengan mengubah-ubah harga R triac dapat dibuat agar menghubung hidup lebih dini atau lebih lambat dalan setiap paruh siklus untuk memberikan jangkauan luas kepada pengaturan daya yang didisipasikan kepada beban.
(c) NISG grup